Transisi Kepemimpinan DKI Disoroti Tokoh Supranatural

535
Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib

Transisi Kepemimpinan DKI Disoroti Tokoh Supranatural – Pasca kemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam real count, KPU DKI Jakarta menetapkan pasangan nomor 3 tersebut sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Menjabat untuk periode 2017-2022, pasangan Anies – Sandi mulai ditagih janji-janji kampanyenya oleh masyarakat DKI Jakarta. Seperti diketahui bahwa pasangan Anies – Sandi menjanjikan berbagai program, diantaranya program rumah dengan DP 0%, Ekonomi kerakyatan dengan program OKEOCE dan janji tidak akan melakukan penggusuran.

Bahkan sebelum Anies – Sandi menjabat, keduanya akan membentuk tim transisi atau tim sinkronasi antara pemerintahan Basuki – Djarot menuju kepemerintahannya. Tentu saja Transisi kepemimpinan DKI Jakarta ini mendapat sorotan banyak pihak. Pasalnya Gubernur menjabat saat ini, Basuki Tjahaja Purnama tidak mau memasukkan anggaran untuk program rumah DP 0% yang dinilainya tidak realistis. Hal ini menjadi masalah bagi tonggak kepemimpinan Anies Sandi.

ARTIKEL PENTING : Terbongkar! Pakar SPiritual Ungkap Tujuan HTI Berkembang di Indonesia

Tim Sinkronasi bentukan Anies Sandi ditolak mentah-mentah oleh Ahok sehingga transisi kepemimpinan DKI ini masih ramai dibicarakan dan menjadi bahan obrolan di berbagai media sosial. Bahkan, seorang Pakar Supranatural “Kang Masrukhan” turut merespon adanya transisi kepemimpinan DKI Jakarta ini. Beliau memberikan komentar tentang bagaimana beda dua gaya kepemimpinan tersebut.

“Transisi kepemimpinan DKI Jakarta? Sepertinya pak Anies dan Pak Sandi tak mau kalah dengan cara mimpinnya Pak Ahok. Tentu mereka (Pak Anies dan Pak Sandi) akan berusaha sebaik mungkin untuk Jakarta agar lebih baik lagi. Kan pak Ahok dapat Bunga dari warga atas kinerjanya, tentu Pak Anies besok kalau udah gak menjabat ya pengen dapet bunga juga, hehe” Ujar Kang Masrukhan.

Kang Masrukhan juga menambahkan bahwa menurut penerawangannya secara supranatural, rakyat DKI Jakarta tidak bisa merespon baik apa yang diprogramkan oleh Anies Sandi. Ketidak respect-an ini adalah karena semburan Isu Sara yang menyerang gubernur sebelumnya sehingga lengser dari jabatannya.

“Jika masyarakat udah gak respect lagi ya kayaknya akan susah bagi pak Anies dan Pak Sandi untuk mengembangkan Jakarta ya. Apa-apa pasti nanti dinilai salah. Ya ada baik ada buruknya, yang pasti Jakarta nanti ya baik lah asal respect rakyatnya. Saya bukan Tuhan yang bisa menentukan, itu kan hanya prediksi ya mbak ya”, imbuh Kang Masrukhan.

 

823 total views, 4 views today

Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib