Pesugihan Jatah Umur, Pesugihan Gunung Paseban Jawa Barat

0
12119
Pesugihan Jatah Umur, Pesugihan Gunung Paseban Jawa Barat

Pesugihan Jatah Umur, Pesugihan Gunung Paseban Jawa Barat – Tak hanya Gunung Kemukus di daerah Sragen Jawa Tengah yang mendatangkan pesona pesugihan, ternyata di daerah Mega Mendung Jawa Barat juga terdapat Gunung pesugihan yang dinamakan Gunung Paseban. Bukan menyoroti tentang fenomena alam gunungnya, namun fakta dibalik kedua gunung tersebut. Kedua gunung itu dijadikan tempat orang-orang yang ingin kaya raya dengan jalur yang tidak lurus. Ya, jalur cepat yang dinamakan “pesugihan”.

Kedua gunung ini dikeramatkan sebagai tempat mencari pesugihan. Bukan gunung Kemukus yang akan kami bahas kali ini, akan tetapi gunung Paseban di Jawa Barat lah yang menjadi pembicaraan dalam artikel kali ini. Gunung Paseban dikenal sebagai tempat melakukan ritual pesugihan yang dikenal sebagai pesugihan jatah umur yang memberikan nyawa sang pelaku pesugihan sebagai taruhannya. Banyak yang sukses dalam ritualnya namun lebih banyak lagi orang yang gagal dalam usahanya yang menyesatkan ini.

Sebelum melakukan ritual, sang pelaku harus menemui juru kunci dari gunung ini karena dialah yang akan menjembatani pertemuan antara manusia dengan sang gaib. Untuk ritual sendiri, biasanya sang pelaku dipandu oleh seorang sesepuh gunung tersebut untuk memanggil sang gaib hingga ritual selesai. Jika sang pelaku pesugihan menggunakan jasa sesepuh maka sudah menjadi tanggung jawab pelaku untuk menafkahi anak istri sesepuh itu selama menjalankan ritual di dalam tempat keramat itu karena tidak sebentar waktu yang dibutuhkan, bisa berhari-hari.

Ritual pesugihan ini tidak menggunakan syarat nyawa orang lain namun mengikhlaskan nyawanya sendiri. Eyang Durgala Pati, sang tampuk kekuasaan Raja Dedemit di tempat itu akan membuat kesepakatan dengan sang pelaku pesugihan. Ada perjanjian yang harus dibuat untuk mendapatkan pesugihan dari sini. Kesepakatan terjadi melalui pertemuan langsung atau hanya melalui suara tanpa rupa.

Meski dalam ritualnya tak ada sesuatu hal yang membuat sang pelaku takut namun tetap saja dalam tempat itu tidak sedamai tempat-tempat biasa. Faktor yang menyebabkan kegagalan biasanya hanyalah rasa takut atau ketidak yakinan sang pelaku pesugihan akan kesepakatan dengan eyang Durgala Pati. Eyang penguasa ini sebenarnya mudah diajak kolaborasi asalkan ada timbal baliknya, ya itu tadi. Nyawa sang pelaku.

Sang pelaku harus berjanji bahwa ketika ia mati nanti ia akan dijadikan pengikut Eyang Durgala Pati. Namun bila Eyang menginginkan nyawa sang pelaku sewaktu-waktu maka aka nada perjanjian selanjutnya yaitu sang pelaku bersedia atau tidak. Jika ia tak bersedia untuk diminta nyawanya maka ia harus menggantinya dengan sapi, kerbau atau kambing pokoknya hewan dengan kaki empat (mamalia).

Maka dari itu diperlukan keberanian tinggi dalam mencari pesugihan jenis ini. biasanya orang-orang melakuka ritual disini ditemani oleh orang yang paham akan ilmu pesugihan karena akan fatal akibatnya bila tidak mengetahui peraturan dari Eyang Durgala Pati. Apapun jenisnya, apapun syaratnya dan pada siapapu kita meminta pesugihan, pesugihan adalah pesugihan. Sesuatu yang amat dibenci oleh Allah karena kita meminta selain kepadaNYA. Hal ini termasuk dalam syirik yang dosanya tak terampuni.

18,883 total views, 8 views today