Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi, Ini Komentar Paranormal Lainnya

0
1074

Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi, Ini Komentar Paranormal Lainnya – Nama Ki Gendeng Pamungkas sebagai paranormal kondang di Indonesia kini tercemar lantaran dirinya harus ditangkap Aparat Berwajib. Pada Selasa 9 Mei 2017 lalu, polisi menghampiri kediamannya di Jalan Tanah Merdeka, Perumahan Bogor Baru Blok D IV, Tegal Lega, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 23.00. Video rasis yang disebarkan di berbagai media sosial, adalah alasan polisi mengamankan Ki Gendeng Pamungkas. Selain itu, isu SARA yang terus dihembuskan olehnya, serta ujaran kebencian anti China membuat dirinya harus diusut pihak kepolisian.

Lalu, dengan kejadian Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi ini membuat sebagian sahabat paranormal memberikan komentar. Salah satu paranormal Pakar Ilmu Spiritual, Kang Masrukhan turut memberikan suaranya kepada kejadian Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi. Ditemui di Jakarta, Kang Masrukhan menyatakan rasa simpatiknya atas kejadian ini.

BACA JUGA : Kang Masrukhan : Isu SARA Hanya Dilakukan Negara Primitif

“Yang pertama tentu saya merasa simpatik pada Ki Gendeng. Beliau dikenal sebagai paranormal agak frontal memang, namun dedikasinya tinggi sekali dalam dunia Supranatural. Dia sangat mencintai dunia Supranatural, tapi adalah kesalahan bila ia memang ikut menebarkan kebencian. Harusnya kan mengajarkan kebaikan, jadi jangan terbawa arus SARA dalam Pilkada”, jelas Kang Masrukhan.

Kejadian Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi ini memang membuat seluruh masyarakat tercengang, seorang Paranormal ikut terjun dalam politik dan ikut menebarkan kebencian dan video rasis anti orang CHINA. Padahal di Indonesia sendiri diakui adanya 5 agama, banyak suku dan ras yang memang menjadi bagian dari bangsa ini.

“Sangat disayangkan, padahal beliau kan salah satu publik figur yang dianut banyak masyarakat”, tambah Kang Masrukhan.

Selain memberikan rasa simpatiknya pada Ki Gendeng Pamungkas, Kang Masrukhan juga menghimbau seluruh masyarakat agar tidak terlalu terbawa dalam arus SARA dan isu – isu yang menjatuhkan satu sama lain. Masyarakat hendaknya fokus saja pada kehidupan dan fokus pada ibadahnya masing-masing.

“Fokus saja, mohon jangan terbawa arus lalu ikut-ikutan mengujat, ikut menyebarkan kebencian, ikut menghjna dan lain sebagainya segala hal tentang SARA. Fokus saja pada ibadah kita masing-masing, karena di akhirat kelak tidak ada yang lebih baik kecuali orang yang iman dan bertaqwa pada Tuhan, jadi [erbanyak ibadah saja daripada ribut menghina satu sama lain sesama manusia”, pungkas Kang Masrukhan meredam SARA.

SAKSIKAN VIDEO BERIKUT :

1,794 total views, 6 views today