Cara Memandikan Keris di Malam Satu Suro

4160
Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib

Cara Memandikan Keris di Malam Satu Suro – Keris merupakan salah satu pusaka asli Jawa yang dijadikan benda antik nan bertuah. Jaman sekarang keris tidak lagi menjadi pegangan dalam perang namun menjadi pegangan dalam melakoni kehidupan ini. Keris menjadi ‘ageman’ atau pegangan para pejabat dalam mempertahankan jabatannya, pangkat dan kedudukannya. Keris menjadi salah satu koleksi bagi penyuka benda benda pusaka.

Disamping keris sebagai pusaka kerajaan, keris ternyata juga menjadi salah satu sarana pengasihan, sarana kekayaan, sarana kerezekian, kesuksesan dan lain sebagainya. Keris pusaka menjadi salah satu sarana spiritual dan supranatural yang sangat diminati hingga saat ini. Pusaka berkhodam identik dengan aura mistis dan laku ritual tertentu dalam merawatnya agar tetap berkhasiat. Salah satu ritual yang tak boleh ditinggalkan oleh si empunya yakni memandikan pusaka di malam 1 suro. Cara Memandikan keris di malam satu suro inilah yang akan dibahas selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Cara Memandikan Keris menjadi salah satu hal penting utamanya bagi para pecinta dunia supranatural dan orang-orang yang suka mengoleksi keris. Cara untuk membersihkan keris ini menjadi cara yang bisa mengisi kembali energi dalam keris tersebut. Adapun caranya adalah sebagai berikut!

Tahapan Awal dalam  Ritual Memandikan Keris

Ada beberapa tahapan dalam ritual memandikan keris di malam satu suro. Diantaranya yaitu :

Proses persiapan

Menyiapkan pusaka keris yang akan dimandikan dalam sebuah nampan yang sebelumnya sudah ditaburi dengan kembang tujuh rupa atau kembang setaman. Usahakan keris tersebut dalam keadaan tertutup, jangan dibuka sarungnya.

Adapun alat alat yang perlu disiapkan lainnya adalah :

1.Tikar, baksom dan air

Tikar digunakan sebagai alas ritual sementara baskom dan air dipergunakan sebagai media untuk memandikan atau mencuci pusaka. Tidak seperti mencuci benda lain seperti motor ataupun tikar air yang dibutuhkan dalam pemandian benda pusaka tidak terlalu banyak namun tetap cukup dengan artian air tersebut cukup untuk menjamas pusaka yang dimaksud.

  1. Kemenyan, dupa dan bunga setaman

Kembang setaman yang terdiri dari lima macam yakni kembang kanthil, kembang melati, mawar merah dan putih, serta bunga kenanga. Fungsi utama dari bunga ini nantinya dicampurkan ke dalam air dalam baskom yang akan digunakan untuk membasuh pusaka. Selain itu kemenyan atau dupa dipergunakan saat ritual jamasan pusaka akan dilakukan.

  1. Belimbing wuluh dan jeruk nipis

Belimbing wuluh yang memiliki nama ilmiah averrhoa bilimbi bertujuan sebagai penghilang karat yang terdapat pada benda pusaka. Selain dilakukan menggunakan blimbing wuluh menghilangkan karat juga dapat dilakukan menggunakan jeruk nipis.

  1. Minyak Misik dan Zakfaron

Adapun minyak yang biasa digunakan sebagai cara memandikan keris yaitu minyak misik, minyak zakfaron, minyak jamas, minyak kayu cendana, minyak melati dan minyak seribu bunga.

  1. Kain Kafan

Kain kafan atau kain mori juga penting dalam cara memandikan keris Karena kain ini nantinya digunakan untuk membungkus pusaka keris yang sudah dimandikan.

Cara Memandikan Keris

Setelah semua alat dan bahan ritual memandikan keris ini sudah siap, di malam satu suro ini anda harus melakukan rangkaian ritual sebagai berikut :

Ritual Pembuka

Pastikan pakaian dan tempat yang digunakan untuk ritual jamasan bersih dan suci dari najis. Lakukan proses dengan ikhlas dan sebisa mungkin menghindari segala macam gangguan. Ritual pembuka bisa dilakukan dengan menggelar tikar dan mempersiapkan naman berisi air lalu campurkan bunga yang telah dipersiapkan ke dalamnya. Persiapkan kain mori di sebelah baskom kemudian nyalakan kemenyan atau dupa.

Pengambilan benda pusaka dari tempat persinggahan biasa dilakukan dengan cara terlebih dahulu memberikan penghormatan baik itu dengan cara sembah sungkem atau sebatas ucapan saja. Pegang pusaka tersebut menggunakan kedua tangan secara santun kemudian letakkan pada kain kafan yang sebelumnya telah dipersiapkan di sebelah baskom berisi air dan bunga.

Proses Pemandian Keris

Lakukan cara memandikan keris ini dengan membuka keris dari sarungnya lalu kemudian basuhlah dengan air baskom yang sudah ditaburi bunga 7 rupa untuk membuang karatnya. Kemudian olesi dengan jeruk nipis dan belimbing wuluh agar lebih bersih, kemudian bilas kembali dengan air. Setelah bersih keringkan dan olesi kain mori dengan minyak wangi tadi.

Setelah itu gunakan untuk membungkus pusaka keris yang sudah dimandikan. Setelah itu putarkan keris diatas dupa dan kemenyan yang sudah dibakar. Sambal membaca sebuah doa mantra untuk menjadikan keris anda sakti kembali, Adapun doanya yaitu amalan dari Sunan Kalijaga yang bisa anda pelajari DISINI!

Itulah tat acara memandikan keris di malam satu suro. Semoga bermanfaat untuk kita semua. BARAKALLAH.

 

8,414 total views, 9 views today

Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib