7 Keris Pusaka Kerajaan Ini Memiliki Kekuatan Ghaib Luar Biasa

2619
Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib

7 Keris Pusaka Kerajaan Ini Memiliki Kekuatan Ghaib Luar Biasa – Keris merupakan senjata khas bagi sebuah kerajaan di Nusantara. Setiap Raja dan Kerajaannya memiliki keris khas yang menjadi pusakanya yang dianggap sakti dan keramat. Di Indonesia, ada banyak kerajaan termasuk di dalamnya keris yang menjadi sebuah pusaka khasnya dimana keris tersebut tentunya memiliki kekuatan ghaib yang luar biasa. Dan berikut, 7 Keris Sakti Pusaka Kerajaan yang memiliki kekuatan Supranatural tinggi.

Keris Empu Gandring

Keris Empu Gandring merupakan senjata dari kerajaan Singosari, dimana keris inilah yang membunuh Ken Arok yang tidak lain adalah pemiliki keris itu sendiri. Keris sakti buatan Empu Gandring itu menjadi sangat melegenda karena kekuatan supranaturalnya yang luar biasa. Dalam perjalanannya, keris pusaka ini terlibat dalam perselisihan dan pembunuhan elit kerajaan Singasari dengan korban Tunggul Ametung, Kebo Ijo, Anusapati, Tohjaya bahkan Ken Arok pun ikut tewas dengan Pusaka ini.

Keris Kyai Setan Kober

Keris ini sama legendarisnya dengan Keris Mpu Gandring. Beberapa luk masih belum diketahui, tapi pada dasarnya keris ini lurus tanpa luk, ciri khas keris yg dipakai dalam perang. Konon, keris ini sering sekali dipakai untuk berperang dan tentu sudah menghabiskan banyak korban. Pemilik keris ini adalah Adipati dari Kadipaten Jipang Panolang, Arya Penangsang. Keris pusaka ini bila dicabut dari warangkanya akan menimbulkan sugesti yang hebat bagi orang yang ada disekitarnya. Sugesti yang berbentuk angin ribut seperti setan-setan / makhluk halus yang berkejaran. Arya Penangsang sendiri dikenal memiliki ilmu kebal. Sehingga penyeimbang / lawan dari keris ini adalah tombak kyai Plered.

Keris Kiyai Sangkelat

Berbeda dengan Kyai Setan Kober, keris ini memiliki banyak luk yaitu berjumlah 13. Keris Kyai Sangkelat dibuat pada era kerajaan Majapahit yaitu sekitar tahun 1466 – 1478 Masehi. Tepatnya yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabhumi (Brawijaya V) karya Mpu Supa Mandagri. Mpu Supa Mandagri merupakan salah satu santri Sunan Ampel. Konon dikatakan bahwa bahan untuk membuat Kyai Sengkelat adalah cis. Cis sendiri merupakan sebuah besi runcing untuk menggiring onta.

Menurut Sejarah, besi itu didapat Sunan Ampel ketika sedang bermunajat. Ketika ditanya besi itu berasal darimana, dikatakanlah bahwa besi itu milik Nabi Muhammad SAW. Kemudian diberikan lah besi itu kepada Mpu Supa untuk dibuat menjadi sebilah pedang, yang dinamakan Pedang Keris Pusaka Kyai Sangkelat.

Keris Kyai Carubuk

Keris pusaka ini menjadi melegenda karena kisah sejarah pembuatannya. Dahulu kala Sunan Kalijaga meminta tolong pada Mpu Supa untuk dibuatkan sebuah keris coten – sembelih yaitu suatu pedang yang digunakan untuk menyembelih hewan kurban / kambing. Oleh Sunan Kalijaga diberikanlah bahan pembuatan keris yaitu besi yang besarnya seukuran asam Jawa.

Terkejutlah Mpu Supa dengan bahan yang hanya sebesar asam Jawa itu. Lalu Sunan Kalijaga berkata kalau besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung. Karena ampuh perkataan Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi menjelma sebesar gunung. Jadilah keris Kyai Carubuk sebagai keris dengan kesaktian Supranatural tinggi, dan melegenda hingga sekarang.

Begitu mengetahui wujud keris yang dihasilkan sunan Kalijaga sangat senang hatinya. keris itu disebut Kyai Carubuk. Keris kyai carubuk ini akhirnya menjadi pusaka sultan hadiwijaya, bahkan sanggup mengalahkan keris setan kober milik arya penangsang ketika pesuruh arya penangsang melakukan percobaan pembunuhan pada sultan hadiwijaya dengan memakai keris setan kober

Keris Nagasasra Sabuk Inten

Keris Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur (bentuk) keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya.

Pada keris dapur Nagasasra yang baik, sebagian besar bilahnya diberi kinatah emas, dan pembuatan kinatah emas semacam ini tidak disusulkan setelah wilah ini selesai, tetapi telah dirancang oleh sang empu sejak awal pembuatannya. Pada tahap penyelesaian akhir, sang empu sudah membuat bentuk kinatah sesuai rancangannya.

Keris Ki Ageng Banjaran Sari

Keris ini merupakan milik Ki Ageng Banjaran Sari, seorang putra dari Raja Majapahit terakhir yaitu Prabu Brawijaya. Ketika Kerajaan Majapahit hampir runtuh, beliau memilih untuk menenangkan diri Gunung Taruwongso, karena ia menganggap tempat tersebut memiliki pancaran energi yang sangat kuat. Sehingga, sangat cocok untuk dijadikan tempat untuk melakukan tapabrata.

Dalam upaya untuk menenangkan diri tersebut, beliau bertemu dengan Sunan Kalijaga yang selanjutnya mengangkatnya sebagai murid. Lalu, beliau diberi tugas untuk berdakwah di daerah Sukoharjo dan sekitarnya sembari menyediakan tempat untuk pertemuan para wali. Hal menarik lain dari makam keramat ini adalah bahwa di dalam satu batu nisan terdapat dua jasad yang menjadi satu, yaitu Ki Ageng Banjaransari dan istri kesayangannya yang merupakan putri dari Ki Ageng Sutawijaya (Joko Tingkir).

Keris Sonco Kencono

Keris ini sebenarnya bukan dari kerajaan yang kasat mata melainkan dari kerajaan tak kasat mata yaitu dari Kerajaan Pantai Selatan. Keris ini merupakan salah satu pusaka Nyi Roro Kidul yang sangat ampuh karena tuah di dalamnya. Konon, keris ini disimpan di sebuah Goa di tepi Pantai Selatan yaitu di Goa Langse. Sebuah Goa keramat yang berada di Desa Girirejo, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, DIY ini diyakini sebagai tempat persinggahan Nyi Roro Kidul.

Di tempat ini dulunya dijadikan sebagai tempat pertemuan dua penguasa dari dua alam yang berbeda, yaitu Nyi Roro Kidul, sang penguasa ghaib pantai selatan dan Panembahan Senopati, sang penguasa dan sekaligus pendiri kerajaan Mataram.

Goa keramat ini juga pernah digunakan orang-orang sakti seperti Kanjeng Sunan kalijaga dan Syech Siti Jenar untuk bertapa dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta Jagad Raya. Oleh karenanya pantas apabila setiap harinya selalu ada orang yang mendatangi tempat ini dengan maksud melakukan laku prihatin maupun mencari berkah/ memanjatkan doa agar memperoleh keberhasilan dan kesejahteraan dalam hidupnya.

Keris Sonco Kencono ini memiliki kekuatan supranatural yang sangat tinggi hingga sangatlah pantas apabila dijadikan sebagai pegangan/ sarana spiritual untuk menarik/ mendatangkan rizki dari segala arah, mendapatkan kedudukan, mengokohkan jabatan, pelarisan usaha dan memudahkan segala urusan.

Itulah 7 Keris Sakti Pusaka Kerajaan yang melegenda di Indonesia karena Tuah di dalamnya. Demikian semoga bermanfaat, salam berkah untuk kita semua. BARAKALLAH.

Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib