5 Keris Pusaka Legendaris Paling Sakti di Indonesia

24997
5 Keris Pusaka Legendaris Paling Sakti di Indonesia
Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib

Keris merupakan salah satu senjata khas Indonesia, dimana benda ini telah diakui sebagai pusaka yang sakti dan dikeramatkan. Di Indonesia tentunya banyak sekali jenis atau macam-macam bentuk keris yang masing-masing memiliki kesaktian dan kekuatan tertentu yang khas. Sampai saat ini, setidaknya ada 5 Keris Pusaka Legendaris Paling Sakti di Indonesia yang dianggap paling sakti dan legendaris. Ke-5 keris tersebut antara lain:

      1. Keris Empu Gandring

        Keris Pusaka ini adalah Senjata Kerajaan Singosari ini ternyata menempati deretan pertama pusaka paling sakti dan paling legendaris di Indonesia. Pusaka Keris Empu Gandring ini terkenal akibat kutukannya yang banyak memakan korban dari kalangan keluarga kerajaan Singosari termasuk sang pemilik, yaitu Ken Arok. Sesuai dengan namanya, senjata ini dibuat oleh seorang ahli keris paling sakti masa itu, bernama Mpu Gandring atas perintah dari Ken Arok. Waktu pengerjaan keris ini hanyalah semalam, sungguh waktu yang mustahil  untuk membuat sebuah keris sesakti Keris Empu Gandring.

      2. Keris Naga Sasra Sabuk Inten

        Sebenarnya, keris pusaka ini terdiri dari dua benda pusaka yaitu Keris Naga Sasra dan Sabuk Inten yang mana keduanya adalah peninggalan jaman kerajaan Majapahit. Nagasasra merupakan nama dari salah satu dapur keris luk tigabelas da nada pula yang luk nya berjumlah Sembilan dan sebelas. Pada keris dapur Nagasasra, sebagian banyak bilahnya diberi kinatah emas dan pembuatan kinatah emas ini telah dirancang dari awal oleh si pembuat keris atau sang empu. Pada tahap akhir penyelesaian pusaka keris ini, sang empu sudah  membuat bentuk kinatah sesuai rancangannya. Salah satu pembuat keris dengan dapur Nagasasra terbaik, adalah karya empu Ki Nom, merupakan seorang empu yang terkenal, dan hidup pada akhir zaman kerajaan Majapahit.

  1. Keris Pusaka Setan Kober

    Keris pusaka ini dibuat oleh Mpu Supo Mandagri, seorang keturunan empu yang berasal dari Tuban. Dalam sejarahnya Empu Supo memeluk agama Islam dan berguru kepada seorang Sunan, bernama Sunan Ampel. Keris ini dahulu diberi nama “Bronggot Setan Kober” yang dibuat pada awal kerajaan Islam Demak Bintaro di Jawa Tengah. Kemudian dalam riwayatnya keris ini diberikan kepada Syekh Jafar Soddiq atau Sunan Kudus dalam perjalanannya, lalu kemudian diberikan lagi kepada Arya Penangsang.

  2. Keris Kiyai Sangkelat

    Keris pusaka Sengkelat adalah keris pusaka luk tiga belas yang diciptakan pada jaman Majapahit (1466 – 1478), yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabhumi (Brawijaya V) karya Mpu Supa Mandagri. Mpu Supa adalah salah satu santri Sunan Ampel. Konon bahan untuk membuat keris Sengkelat adalah cis, sebuah besi runcing untuk menggiring onta. Konon, besi itu didapat Sunan Ampel ketika sedang bermunajat. Ketika ditanya besi itu berasal darimana, dijawab lah bahwa besi itu milik Muhammad saw. Maka diberikan lah besi itu kepada Mpu Supa untuk dibuat menjadi sebilah pedang.

 

Namun sang mpu merasa sayang jika besi tosan aji ini dijadikan pedang, maka dibuatlah menjadi sebilah keris luk tiga belas dan diberi nama keris Sengkelat. Setelah selesai, diserahkannya kepada Sunan Ampel. Sang Sunan menjadi kecewa karena tidak sesuai dengan apa yang dikehendakinya.Maka oleh Sunan Ampel disarankan agar keris Sengkelat diserahkan kepada Prabu Brawijaya V. Ketika Prabu Brawijaya V menerima keris tersebut, sang Prabu menjadi sangat kagum akan kehebatan keris Kyai Sengkelat. Dan akhirnya keris tersebut menjadi salah satu piyandel (maskot) kerajaan dan diberi gelar Kangjeng Kyai Ageng Puworo, mempunyai tempat khusus dalam gudang pusaka keraton.

benda Pusaka baru itu menjadi sangat terkenal sehingga menarik perhatian Adipati Blambangan. Adipati ini memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencuri pusaka tersebut demi kejayaan Blambangan, dan berhasil. Mpu Supa yang telah mengabdi pada kerajaan Majapahit diberi tugas untuk mencari dan membawa kembali pusaka tersebut ke Majapahit. karena taktik yang jitu dari mpu sumpa akhirnya keris itu ia dapatkan kembali dan tanpa menyebabkan peperangan.

Malah Ki Nambang akhirnya dianugerahi seorang putri kadipaten yang bernama Dewi Lara Upas, adik dari Adipati Blambangan itu sendiri.Sang Mpu yang berhasil melaksanakan tugas selalu mencari cara agar dapat kembali ke Majapahit. Ketika kesempatan itu tiba maka beliau pun segera kembali ke Majapahit dan meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Sebelum pergi, beliau meninggalkan pesan kepada sang istri bahwa kelak jika anak mereka lahir laki-laki agar diberi nama Joko Suro, serta meninggalkan besi bahan untuk  membuat keris.

  1. Keris Pusaka Kala Munyeng (Milik Sunan Giri)

    Keris Pusaka Kanjeng Sunan Giri yang nama kecilnya adalah Raden Paku alias Muhammad Ainul Yakin tidak hanya dikenal sebagai penyebar agama Islam yang gigih. letapi juga pembaharu pada masanya. Pesantrennya, yang dibangun di perbukitan desa Sidomukti di selalan Gresik, tak hanya dipergunakan sebagai tempat pendidikan agama dalam arti sempit, tetapi juga menjadi pusat pengembangan masyarakat. Gin Kedaton, pesantrennya di Gresik, bahkan tumbuh menjadi pusat politik yang penting di Jawa kala itu. Ketika Raden Patah (Demak Bintaro) melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit, Sunan Giri malah bertindak sebagai penasihat dan panglima militer Kesultanan Demak. Hal tersebut tercatat dalam Babad Demak. Pada perkembangannya, Demak tak lepas dan pengaruh Sunan Giri.

    Meluasnya pengaruh Sunan Giri di Gresik membuat Prabu Brawijaya, raja Majapahit kala itu murka. la memerintahkan patihnya, Gadjah Mada, ke Gin Penduduk Giri ketakutan dan berlari ke kedaton Sunan, Babad Tanah jawa menuturkan, ketika itu Sunan Giri sedang menulis. Karena terkejut mendengar musuh berdatangan merusak Giri, pena (kalam) yang dipegangnya Beliau lontarkan. Sunan Giri kemudian berdoa pada Sang Pencipta. Ternyata kalam yang terlempar itu berubah meniadi keris berputar-putar, benda pusaka yang berupa Keris dari kalam itu mengamuk dan banyak tentara Majapahit yang menyerbu Giri tewas, Sisanya kabur,berlarian kembali ke Majapahit. Dan keris pusaka dari kalam itupun dikisahkan kembali sendiri ke kedaton Giri,Tergeletak di hadapan Sunan dengan berlumuran darah.Sunan lalu berdoa pada Yang Maha Kuasa, dan mengatakan pada rakyat Giri bahwa kerisnya yang ampuh itu dinamai Kalam Munyeng.

    Apakah keris pusaka Kalam Munyeng (pena yang berputar-putar) itu modelnya seperti keris yang pada masa kini populer dengan nama Kala Munyeng (raksasa yang berputar-putar), wallahu alam!!! Namun keris Kala munyeng juga termasuk keris yang amat tersohor Namanya di nusantara ini.


Koleksi Benda Pusaka Bertuah Hasil Penarikan Gaib

Benda Ghaib Terlangka di indonesia

Ajimat Penyelesai Segala Masalah Kehidupan

Mustika Hasil penarikan di Parang Kusumo Jogjakarta

21,664 total views, 3 views today

Koleksi Benda Pusaka Hasil Penarikan Ghaib